Sabtu, 03 Oktober 2015

Teks Anekdot Dan mengkonversi anekdot

Anekdot adalah cerita pendek yang bersifat lucu yang menghibur dan memiliki maksud untuk mengkritik, biasanya yang di kritik dalam teks anekdot berupa layanan publik, hukum, sosial,politik,dan lingkungan.
Tes Anekdot
Ditilang Polisi
            Suatu hari di jalan raya sedang ada rajia, pak Bimo akan pergi ke kantor mengendarai Sepeda motor, Pak Bimo lupa memakai helm, saat di perjalanan menuju kantor, pak Bimo di berhentikan oleh polisi.
Polisi               : “Pak, maaf anda saya tilang!”
Pak Bimo        : “Pak, saya sedang buru-buru”
Polisi               : “Aturan tetap saja aturan, tunjukan SIM dan STNK anda!”
Pak Bimo        : “Pak, ini sim saya, STNK dan uang 50.000”
Polisi               : “Hmm, baiklah,anda boleh melanjutkan perjalanan,tapi maaf,uang anda saya tahan”

Pak Bimo        “Oke, sampai jumpa pak”


Merubah Anekdot ke dalam bentuk puisi

Sederet Angka
karya: Bunga Rusliana


Dikeheningan pagi yang lenyapkan malam
Dikeramaian lampu jalan yang mulai padam
Disiram embun senja yang mengering begitu saja
Ditengah-tengah bisingnya ibu kota
Kutahu kini aturan bia dibeli dengan uang


Sebenarnya tak ada niatan menjadi pembangkang
Kutahu kini aturan bia dibeli dengan uang
Sungguh aku mengenal arti hukuman
Tapi waktu bisikan godaan setan

Hati ini menghela napas keraguan
Pancasila kini hanya sekedar pajangan
Nominal membutakan nurani kebangsaan
Dan nilai membuat kita sama-sama dalam kesenangan

Masihkah ini dibatas wajar
Cibiran bibir hangat terbangkan penyesalan
Aku taksepenuhnya bersalah
Tak seharusnya sederet angka menyingkirkan baktimu pada negara

Bunga Rusliana
X MIPA 5



0 komentar :

Posting Komentar