Menulis berarti menciptakan duniamu sendiri

bagi beberapa orang, menulis adalah cara untuk mengungkapkan perasaannya yang tidak bisa ia jelaskan dengan lisan saja.

MENULIS adalah ungkapan perasaan dan ide-ide kehidupan yang diciptakan melalui kata-kata.

menulis itu harus berani, tanpa henti,yang nantinya akan menjadi tempat pengungkapan semua yang tidak bisa dihentikanakan.

Setidaknya aku mencoba mengenalnya lebih dekat lagi

Saya masih belajar,tentunya karya-karya yang dihasilkan tidak lebih bagus dari mereka yang telah lama menjadi seorang pengarang besar.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 25 Februari 2015

Apa Itu Resensi?

HAIIIII... Kalau sebelumnya aku bahas tentang contoh resensi , postingan kali ini aku bakal nahas tentang apa itu  Resensi .
Resensi adalah tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya. Dengan Tujuan menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.Bahasa resensi umumnya singkat, padat, dan tegas.
meresensi buku dapat menambah wawasan dan menambah sikap kritis 

ada tiga bentuk tulisan mengenai resensi:
  1. meringkas
  2. menjabarkan 
  3. mengulas
hal hal yang terdapat dalam resensi
  1. Identitas buku
  2. Tujuan penulis
  3. Tujuan resensator
  4. sinopsis
  5. kepengarangan
  6. keunggulan
  7. kelemahan
  8. kesimpulan
  9. saran

sumber: http://melanisajuliarta.blogspot.com/

RESENSI



RESENSI
ada yang tau novel "Ghost Elevator" ? itu novel terjemahan karya Lee Sin-Hye terbitan Hii fest setebal 163 halaman

Ghost Elevator adalah novel terjemahan yang berasal dari korea.bahasa dan kata kata yang digunakan cukup baku, tapi mudah untuk dipahami. Dari judul dan cover-nya, Pembaca akan segera tahu bahwa ini adalah novel yang bertema horor. Dalam novel ini, pengarang seakan akan membawa pembacanya ke dunia imajinasinya,banyak kejadian kejadian yang mungkin tidak bisa terbayangkan.
Novel ini bercerita tentang sepasang kekasih Ae Young dan Ki Woon yang selalu dihantui oleh seorang wanita berhanbok dan pita panjang persis seperti yang dipakai oleh manekin toko hanbok di deretan ruko kios tradisional. Wanita itu penghuni elevator di Marine Hill. Elevattor anker itu pernah membawa mereka ketempat asing yang menyeramkan
Hari itu Ae Young dan Ki Woon akan menikah,Ae young tiba tiba tersesat, ia terbawa oleh elevator Marine Hill ke lantai 66, tidak ada satupun orang yang bisa mendengar Ae Young disana, Ia seakan akan menghilang.
Dihari pernikahannya Ae Youn digantikan oleh hantu wanita berhanbok yang menjelema menjadi Ae Young, tanpa sepengetahuan orang lain tak terkecuali Ki Woon. Saat pernikahan nya AeYoung tidak mau memakai gaun pernikahan yang telah di sepakati, ia memakai kostum hanbok merah yang begitu indah.upacara pernikahan itu dibatalkan karena banyak kejadian kejadian aneh dalam resepsi pernikahan itu, seperti datangnya orang orang berwajah hitam membawa hamh, meninggalnya Eun Jung secara tragis, dan kecelakaan Ae Young saat di elevator, kepalanya putus terjepit pintu elevator, kemudian ia berubah menjadi cheonyeo gwishin atau kuntianak, sedangkan Ae Young yang sesungguhnya masih hidup dan tidak ada yang mempercayi keberadaan nya.dan Ki Woon hanya bisa menangis mengetahui calon istrinya mati secara tragis.
Seiring dengan berjalannya waktu Ki Woon sadar bahwa sebenarnya Ae Young yang asli masih hidup, dan cheonyeo gwishin itu bukan Ae Young, kemudian semua orang percaya bahwa Ae Young memang masih hidup.
Saat Ae Yong dan Ki Woon melewati toko hanbok di deretan ruko kios tradisional, ternyata toko itu milik Kun Sun dan Ja Hoon, orangtua kandungnya Ae Young yang dulu sempat gila karena trauma akan elevator,kemudian Ae Young di asuh oleh orang tua angkatnya, sekarang mereka dipertemukan dan berkumpul kembali.
Wanita berhanbok itu menepi di balik etalase, kemudian berubah menjadi sesosok manekin dengan tenang dan kaku, namun sepasang matanya masih jelalatan memperhtikan keempat manusia yang saling melepas rindu, kemudian kaca etalase tiba tiba pecah dan manekin itu bergerak dengan sendirinya,ternyata manekin itu adalah Chan Sook, ia melakukan semua ini sebagai sebagian dari pembalasan dendamnya terhadap Ja Hoon, ibu Ae Young. Tiba tiba pintu toko itu berubah menjadi sebuah elevator, kedua pasangan ini sudah pasrah terhadap takdir mereka ikhlas kalau memang mereka harus meti dengan bahagia bersama dengan orang-orang yang di cinta, mereka saling berpelukan. “kita mati dalam cinta...” desis Ja Hoon sambil berlinang air mata. Dari jauh, elevator itu tengah meluncur ke angkasa entah berpa lapis awan yang sudah ditembusnya.elevator itu tiba tiba berbalik jatuh ke bumi,lalu mereka bangun dari jatuhnya. Sedngkan Chan Sook terhenyak dengan dada yang rasanya hampir pecah menyaksikan ketulusan yang tak pernah dimilikinya.
Menurut saya buku ini terlalu banyak hal yang fiksinya, buku ini bisa membuat pembaca mengkhayalkan hal hal aneh yang diceritakan dala novel ini,seharusnya novel ini tidak terlalu banyak menceritakan hal fiksi berbau gaib yag berlebihan, buku ini sangat tidak cocok untuk dibaca anak anak. Kelebihan buku ini adalah alur ceritanya yang mudah dipahami,covernya bagus dan tiap bab di lengkapi gambar,dar segi bahasanya, novel ini sangat mudah dipahami. Pesan yang disampaikan novel ini juga sangat menarik, tentang ketulusan cinta yang bisa melindungi kita


Nama: Bunga Rusliana Putri
Kelas: 9A

Procedural Recount



<br /> Procedural text<br />


PROCEDURAL RECOUNT


Sekarang aku bakal bahas tentang Procedural Recount, ini materi kelas 8. menurut buku catatan "Procedural Recount is the text that retell or record past event such as scient experiment, coocking experience or other experiment."

ini contoh Procedural Recount:

How To Make a Poem

first, determine the theme of the poem to be written. select a theme that corresponds to the mood. because poetry can express what we feel, so we can more easily create poetry.

second, look for words related to theme (usually I make nets words). also specify the figure of speech and diction for poetry to be made.

Third, select the style of writing poetry that we like, we can see an example of the famous poem maker.

After that, we can create our own style as a hallmark.

then, make a daily journal to record things interesting as the material makes poetry. try to exchange insights with friends to increase knowledge.

Now we can make a poem.


Selasa, 24 Februari 2015

Mendung Tanpa Hujan




Tatapanmu adalah bulan dilangit subuh
Mewarpun berkaca-kaca
Angin mengembun rindu yang teduh
Aku tersadar
Bahwa mendung telah menghapus jejak
Dan hujan menebalkan kenangan
Kubuka baris kenangan rindumu
Adakah namaku disana?
Yang kau eja sebagai cinta

Aku berusaha menulis namamu
Kalimat rumit!
Yang tak bisa ku tulis
Semakin kuberusaha
Semakin ku tak bermakna

Pergilah kau seperti uap
Karena kutahu
Kau akan kembali sebagai hujan

Kau harus tahu
Sekarang mendung tak lagi bicara pada hujan
Ia termenung menyelimuti sang bulan
Hingga akhirnya...
Merindukanmu bukan lagi air mata.

Di Ujung Sabit Rembulan



Di Ujung Sabit Rembulan

Saat kamu tersenyum
Aku tak bisa mengukur seberapa jauhnya jarakku dari rasa bahagia
Ingin sekali ku katakan
Betapa berartinya senyummu untukku
Kau hanya butuh waktu sekejap
untuk melumpuhkanku dalam sekali tatap
Kau hanya butuh sedikit waktu
Untuk melumpuhkanku karena senyummu
Dan aku hanya bisa tersenyum padamu
Saat kau tersenyum di ingatanku

Aku terpesona!
Mungkin aku hanya satu dari banyaknya bintang yang terangnya kau campakkan
Sekarang aku menilis namamu
Di balik makna sebuah puisi
Diantara debu, bayang pepohonan, di pagar batu
Aku masih sibuk memikirkanmu
Aku selalu membayangkanmu
Sebagai awan yang lebih indah dari senja

Disini akau hanya bisa mengagumimu dari kejauhan
Karena kamu adalah hujan dibalik jendela
Yang perlahan mengubahku menjadi tetesan air mata
Seharusnya kau percaya pada air mata itu
Karena air mata tidak dapat menyembunyikan apapun
Bahkan rela sengaja dijatuhkan

Disini aku sendiri
Ditemani alunan malam
Diujung sabit rembulan
Bersama air mata yang menghujan

Luar Dunia Setengah Abadi

Luar Dunia Setengah Abadi


Ini bukan mimpi buruk
Aku akan abadi di sana bila itu kehendaknya
Aku akan berkemah di tanah kosong
Dalam tenda kosong dan jiwa kosong
Terlihat semu antara ada dan tiada
Kakiku tak dapat menginjak tanah
Aku terlelap dalam tidur panjang yang nyenyak
Tinggal kenangan dunia setengah abadi
Aku kelopak bunga yang hilang bayang warna nya
Ini tentang ujung syair kehidupan
Aku dipeluk bumi, dibawah mendung awan siang
Bersama mereka, tetangga tak bernyawa
Kini, hanya nisan dan kamboja
Dingin tubuhku
Aku hanya bisa memakai selimut putihku
Aku tersesat dalam tenda oklat dunia asalku
Aku akan tinggal disini
Takan bertemu Desember dan Januari lagi
Ditempat sebelum surga
Yang memungkinkanku ke langit neraka
Oleh :  Bunga Rusliana